-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Google Ranking?

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Google Ranking?

Apakah Anda tahu bahwa sebenarnya ada lebih dari 200 faktor yang mempengaruhi peringkat situs di Google?

Itulah mengapa persaingan di halaman pertama Google begitu ketat. Google sendiri memang memiliki banyak faktor penilaian agar bisa bersaing dan mencegah manipulasi.

Namun, Anda tidak harus memenuhi semua faktor di Google Ranking tersebut untuk mendapatkan peringkat pertama di halaman Google. Karena dari 200 faktor tersebut tidak semua memiliki bobot yang sama.

Jadi, Anda merujuk faktor-faktor dibawah ini sebagai tolak ukur penilain dari Google, yakni:
  1. Kualitas Konten
  2. Optimasi Kata Kunci
  3. Search Intent
  4. Backlink
  5. Struktur Website
  6. Mobile Friendly
  7. Kecepatan Website
  8. Keamanan Website
  9. User Experience
  10. Domain Authority
  11. Informasi yang Relevan

11 Faktor Penting di Google Ranking
Algoritma dari Google selalu diperbarui dan disempurnakan. Jadi, faktor dibawah ini juga bisa berubah sewaktu-waktu.

Untuk saat ini, 11 faktor Ranking Google menjadi yang utama. Jika ada perubahan di masa depan, kami akan meng-update artikel ini.

1. Kualitas Konten
Masih ingkat kata" dari pendiri Microsoft Bill Gates? Ia mengatakan "Content is King". Perkataan dari beliau masih berlaku sampai saat ini. Google selalu mengedepankan konten.

Dengan konten yang berkualitas akan mendapatkan peringkat tinggi di hasil pencarian Google. Meski website tersebut sudah memenuhi faktor-faktor dibawah ini tetapi kontennya asal-asalan ya tetap saja tidak mendapatkan peringkat di halaman satu Google.

Mengapa demikian? Karena faktor kualitas konten ini bisa dikatakan berhubungan erat dengan misi Google. Pihak Google sendiri diciptakan dengan tujuan untuk memberikan informasi yang bermanfaat dan mudah diakses oleh semua orang. Sebaliknya, jika kontennya asal-asalan, maka tidak bermanfaat bukan?

Yuk simak beberapa hal dibawah ini:

Konten yang lengkap
Anda tak harus membuat artikel dengan kata" yang panjang, karena memang tak ada informasi yang jelas mengenai jumlah katanya. Ada yang bilang minimal 300 kata dan maksimal 1.000 lebih kata tapi yang terpenting  adalah konten tersebut membahas topik secara mendalam. Hal tersebut dapat menarik minat pembaca dan share artikel Anda.

Contohnya, saat seseorang mencari informasi dengan kata kunci "cara jualan online"  pasti ia akan mengetahui apa saja seperti berjualan dengan website pribadi maupun jualan di marketplace.

Nah, agar konten Anda lengkap, usahakan Anda memberikan informasi terkait apa saja yang ingin Anda jual. Mulai dari harga jual, review, deskripsi barang, foto produk, alamat toko, dll.

Jika ada toko lain yang memberikan pelayanan yang tidak 24 jam. Anda bisa berikan pelayanan yang maksimal yakni 24 jam. Karena sesungguhnya harga tidak masalah jika lebih mahal dengan pesaing. Yang pembeli lihat pertama adalah pelayanannya.

Tak hanya saat membeli saja, tapi after sales yang bagus akan mempengaruhi pembeli untuk membeli lagi ke toko Anda.

Konten yang Update
Faktor konten yang update ini tergantung dari website dan kata kunci yang dicari.

Misalnya, Website Anda adalah website berita. Maka, konten Anda harus berisikan info yang selalu update. Seperti halnya, update penggelaran motor GP di sirkuit mandalika.

Para penggemar motor GP akan selalu mendapatkan berita terbaru setiap mencari dengan kata kunci tersebut.

Sebaliknya, jika jenis konten Anda tentang rekomendasi atau listicle. Misalnya dengan kata kunci, "printer terbaik". Google sudah mengerti bahwa perusahaan printer tidak akan mengeluarkan produk baru setiap hari

Akurasi Konten
Meski sudah membuat konten yang panjang, tapi isinya hanya berita hoax. Bayangkan jika Anda yang mencari "cara menghasilkan uang di internet" dan yang muncul adalah situs menyesatkan semua. Jika seperti ini maka pengguna akan meninggalkan Google dan pindah ke mesin pencari lain.

Maka dari itu, Anda harus membuat konten yang berisikan fakta dan jangan coba-coba mengelabui Google atau pembaca. Karena, Google menggunakan algoritma canggih seperti Knowledge Graph dan SEO database untuk mendeteksi konten yang menyesatkan di hasil pencariannya.

Struktur Konten
Menurut hasil pencarian saya, ada beberapa pemilik website yang meremehkan struktur konten di websitenya. Hal ini akan menjadikan pengunjung merasa muak jika konten berantakan karena mereka tak bisa mendapatkan informasi yang dicari dengan mudah.

Perhatikan struktur-strukturnya saat membuat konten. Secara umum, artikel dibagi menjadi tiga bagian: pembuka, isi, dan kesimpulan.

Jangan sampai anda keliru memasukkan pembahasannya di bagian lain. Sebab, itu akan membuat pengunjung Anda merasa kebingungan.

Anda juga bisa menggunakan headings dan subheadings (H2, H3, dan H4). Anda juga bisa memanfaatkan bullets point jika Anda menjelaskan beberapa hal sekaligus.

2. Optimasi Kata Kunci
Kata kunci menjadi faktor yang mempengaruhi peringkat website di Google. Saat seseorang mencari sesuatu di Google menggunakan kata kunci tertentu.

Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa konten yang diterbitkan sudah dioptimasi kata kuncinya. Optimasi kata kunci ini biasa dikenal dengan SEO On Page yang dimana Anda tak hanya memasukkan kata kunci di dalam konten saja. Mulai dari meta deskripsi, gambar, title tags, dll.

3. Search Intent
Secara umum, search intent adalah alasan mengapa pengguna melakukan pencarian di Google. Jika pengguna mencari "tips menulis artikel", maka ia mencari tips/panduan cara menulis artikel yang baik dan benar.

Atau pengguna mencari "beli mesin DTG atau printer", maka ia sedang mencari website yang menjual mesin DTG atau printer karena ia ingin mencari harga yang sesuai atau mesin yang bagus sesuai dengan kebutuhan sebelum melakukan pembelian.

Google akan memberikan website yang sesuai untuk kebutuhan penggunanya. Maka dari itu, saat Anda membuat konten, pastikan pembahasannya sesuai dengan search intent pengguna. Bagaimana caranya? Anda bisa melakukan riset kata kunci terlebih dahulu. Kami juga sudah menuliskan panduan di Cara Riset Keyword untuk Blog dan Website

4. Backlink
Backlink adalah sebuah link yang dipasang pada blog/website yang mengarah ke halaman blog/website Anda sendiri. Semakin banyak backlink berkualitas, semakin website Anda dianggap penting, bermanfaat dan dapat dipercaya.

Karena, website lain tak ragu untuk menjadikan Anda sebagai panutannya. Meski Anda kompetitornya, dan inilah mengapa backlink menjadi salah satu faktor di Google Ranking.

Namun, Anda juga harus berhati-hati dengan backlink. Misalnya, Anda menerima backlink dari website yang asal-asalan.

Jadi, backlink Anda harus relevan dan berasal dari website terpercaya dengan trafik yang stabil. Tak masalah jika jumlah backlink Anda sedikit, asalkan itu berkualitas.

5. Struktur Website
Struktur Website ini juga menjadi faktor di Google Ranking juga. Mengapa demikian? Dengan struktur yang rapi akan memudahkan Googlebot untuk melakukan proses indexing di website Anda.

Bagi yang belum mengerti, Googlebot adalah perangkat lunak perayap web yang digunakan oleh Google untuk mengumpulkan dokumen dari web dan membangun indeks yang dapat dicari di mesin pencari Google. Sehingga, website Anda akan muncul di hasil pencarian Google saat pengguna mencari kata kunci tertentu.

Dari penjelasan diatas, Anda bisa melihat bahwa proses indexing merupakan hal yang sangat penting. Jangan sampai Googlebot sulit melakukan pekerjaannya di website Anda.

6. Mobile Friendly
Smartphone merupakan aspek yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia modern. Bahkan sebagaian besar trafik website itu berasal dari perangkat mobile.

Hal ini sudah hal umum, Google sudah menerapkan algoritmanya yakni Google Mobile First Index. Dari algoritma tersebut, lebih mengutamakan performa website di perangkat mobile daripada di komputer.

Itu artinya, jika website tersebut berat untuk dibuka dan mempunyai tampilan yang berantakan saat diakses melalui smartphone maka peringkatnya akan terjun bebas. Bisa dibilang, selamat tinggal untuk halaman satu Google. Hehehe

7. Kecepatan Website
Pernah nggak menemukan website yang lama sekali proses loadingnya? Padahal pengguna tersebut ingin segera mendapatkan jawabannya.

Pihak Google sudah paham betul akan hal ini dan sadar bahwa orang-orang ingin mendapatkan informasi yang cepat serta tak mau berlama-lama melihat ikon loadingnya terus berputar. Jadi, Gogole juga memprioritaskan website yang cepat di hasil pencariannya.

8. Keamanan Website
Keamanan ini juga hal yang sangat penting. Karena kejahatan cyber semakin merajalela. Jadi, tak heran jika Google menjadikan keamanan sebagai faktor yang mempengaruhi peringkat website. Google juga tak mau menampilkan website yang tidak aman di posisi atas karena sama aja menyuruh pengguna masuk ke lubang buaya.

9. User Experience
User Experience (UX) adalah bagaimana pengalaman pengguna saat menggunakan atau berinteraksi dengan suatu website.

Apakah pengguna merasa kesulitan saat mencari apa yang dibutuhkan? Atau interaksinya berjalan lancar dan mereka dengan mudah menemukannya?

Hal ini bisa dikatakan bahwa website dengan UX yang buruk tidak akan di prioritaskan oleh Google di posisi atas hasil penvarian. Karena website tersebut menyulitkan pengguna dan membuat mereka muak.

Pertanyaannya, bagaimana Google bisa tahu mana website dengan UX yang bagus dan buruk? Apakah pengguna melaporkannya ke Google?

Bukan seperti itu, melainkan Google akan menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang canggih bernama RankBrain.

RankBrain ini akan menilai UX website Anda berdasarkan tiga faktor yaitu:

CTR
CTR (click through rate) adalah presentase berapa banyak orang akan mengklik website Anda di hasil pencarian Google.

Gambarannya, saat website Anda muncul di Google dengan kata kunci "daftar semrush" dengan 1000 kali tayangan, tapi hanya di klik oleh pencari 100 kali saja. Maka CTR Anda adalah 10% saja.

Jika CTR Anda tinggi maka website tersebut relevan bagi para pencari. Sebaliknya, jika sedikit maka Anda bisa tingkatkan CTR Anda.

Bounce Rate
Bounce Rate adalah presentase ketika orang langsung meninggalkan website Anda setelah membuka satu halaman tanpa melakukan interaksi apapun. Hanya sekedar ingin tahu, tidak dengan meng-klik menu dll di website Anda.

Ini berbanding kebalik dengan CTR, bounce rate yang tinggi akan menunjukkan hal yang buruk. Semakin tinggi presentase bounce rate website Anda maka kualitas konten di halaman tersebut sangat rendah. Entah itu tak sesuai dengan search intent, tidak update atau alasan lain.

Jika sudah begitu, Google tak akan memberikan posisi puncak karena website tersebut tidak bermanfaat dan tak relevan. Anda bisa menurukan bounce rate di website dengan mencari tahu di Google.

Dwell Time
Dwell Time adalah seberapa lama waktu yang dihabiskan pengguna di website Anda setelah meng-klik dari hasil pencarian Google. Semakin tinggi dwell time-nya, maka akan semakin baik.

Hampir mirip dengan bounce rate, bedanya bounce rate fokus di satu halaman saja, sedangkan dwell time di seluruh website Anda.

10. Domain Authority
Domain Authority (DA) adalah Google menilai reputasi dan keahlian dari suatu website mengenai topik yang akan dibahas. Semakin tinggi nilai (0-100), maka semakin Google percaya bahwa Anda ahli di topik tersebut dan memberikan konten yang berkualitas.

Website dengan nilai tinggi kemungkinan posisinya akan lebih tinggi di hasil pencarian. Sama halnya dengan kita kuliah, semakin tinggi IPK yang didapatkan (cumlaude) maka Anda yang terbaik di universitas tersebut. Anda bisa melihat nilai DA website, dengan menggunakan tools seperti Ahrefs atau Moz.

11. Informasi Bisnis yang Relevan

Faktor Google Ranking terakhir adalah untuk Anda yang mempunyai bisnis online. Google akan meranking brand yang dianggap paling kredibel, terpercaya, dan relevan di hasil pencariannya.

Semakin jelas dan relevan informasi terkait bisnis Anda di internet, maka semakin baik pula website Anda di mata Google.

Faktor Ranking Google ini biasa disebut dengan Local SEO dan setidaknya ada tiga hal yang harus Anda perhatikan, antara lain:
  • Nama, alamat lengkap, nomor telepon
  • Sudah mendaftar dan melengkapi profil di Google Bisnisku
  • Memiliki ulasan atau review dari konsumen di Google dan website review lainnya

Kesimpulan
Setelah membaca artikel ini, sebenarnya SEO itu untuk Google atau pengguna?

Jawabannya, ya untuk menyenangkan dua-duanya.

Google dan pengguna harus kita senangkan agar website Anda bisa di halaman pertama Google. Tapi, prioritas sebenarnya di pengguna. Mengapa demikian? Karena Google diciptakan untuk memberikan informasi yang bermanfaat dan mudah diakses oleh semua orang, bukan?

Memang terdengar sulit, namun tak perlu khawatir. Semua jerih payah Anda, mulai dari waktu dan tenaga yang Anda keluarkan akan terbayarkan dengan hasil yang memuaskan.
... ...