Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Spotify Bakal Uji Coba Fitur Mirip TikTok

Spotify Bakal Uji Coba Fitur Mirip TikTok

Tren video pendek yang dipopulerkan oleh TikTok ini membuat platform lain juga ikut membuat fitur serupa. Namun, tak hanya cuma platform media sosial saja yang kepincut membuat fitur video pendek.

Aplikasi musik (streaming music) Spotify ini juga kepincut membuat fitur yang mirip TikTok. Fitur yang diberi nama "Discover" oleh Spotify itu akan menampilkan video musik yang akan ditampilkan secara vertikal.

Saat scrolling (menggulir layar), pengguna bisa skip (lewati) atau berhenti untuk menonton musik video yang muncul di feed. Selain itu, pengguna juga bisa memberikan  like atau sukai di video tersebut.

Ada ikon titik tiga di sebelah ikon hati, yang dimana pengguna bisa melihat informasi tentang lagu tersebut. Fitur tersebut akan muncul di tab keempat di bar navigasi yang ada di sisi bawah aplikasi. Tepatnya diantara menu Home dan Search. 

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Chris Messina, seorang penggiat isu startup dan sosial media asal Amerika Serikat.

Di dalam twit yang diunggah melalui akun dengan handle @chrismessina, mengunggah tangkapan layar lokasi menu Discober sekaligus potongan video bagaimana tampilannya yang mirip dengan TikTok.

Dikutip dari Tech Crunch, Messina mengatakan bahwa fitur ini ia dapatkan di Spotify TestFlight atau versi beta di iOS. Kemungkinan Spotify juga akan memanfaatkan format Canvas yang sudah dimiliki platform tersebut.


Canvas pertama kali diperkenalkan spotify tahun 2019 lalu. Fitur tersebut memungkinkan musisi untuk membuat video "khusus" yang muncul setiap kali lagu mereka diputar. Video itu bisa berupa cuplikan musik video atau video lain.

Ada kemungkinan video yang muncul di Discover merupakan video yang tampil di Canvas, menurut pendapat Messina. Belum ada kabar, kapan fitur ini akan diluncurkan.

Belum ada informasi terbaru juga apakah fitur ini bakal hadir di Android atau tidak. Pihak Spotify juga masih merahasiakan detailnya, tapi perusahaan asal Swedia ini tidak membantah bahwa mereka sedang mengeksplorasi format video vertikal.

"Di Spotify, kami secara rutin melakukan sejumlah tes untuk meningkatkan pengalaman pengguna kami," ungkap juru bicara spotify.

"Beberapa dari uji coba itu akhirnya akan membuka jalan bagi pengalaman pengguna kami yang lebih luas dan yang lainnya hanya menjadi pelajaran penting. Kami juga belum memiliki informasi lebih lanjut untuk dibagikan saat ini," tambah pihak spotify.

Pointnya, fitur ini masih dalam tahap uji coba yang sangat dini. Kemungkinan, pihak spotify urung menggulirkan fitur ini ke publik.