Pengertian Database: Fungsi, Manfaat, Komponen dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Fungsi Kegunaan Database dan Jenis-Jenisnya

Pernahkah kamu mendengar istilah Database? Pada kesempatan kali ini Masmalven akan mengupas secara tuntas mengenai apa saja yang berhubungan dengan database. Mari simak pembahasan berikut ini.

Apa saja yang perlu kita ketahui tentang database? Pertama adalah arti dari database dan untuk apa database itu. Lalu tentang jenis-jenis database karena masing-masing mempunyai tipe yang berbeda-beda. Daripada penasaran, berikut penjelasannya.

Pengertian Database

Dalam bahasa Indonesia Database biasa disebut sebagai basis data. Basis adalah sebuah tempat berkumpul dan data adalah informasi yang telah diperoleh. Pengertian database adalah kumpulan informasi yang disimpan ke dalam komputer secara sistematik, sehingga dapat diperiksa menggunakan program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.

Pada umumnya, istilah database ini sangat erat dengan dunia IT. Pada dasarnya, istilah database tidak hanya terbatas pada dunia IT saja tapi bisa mencakup pada sektor ataupun aspek lainnya. Karena database sendiri sifatnya umum.

Pengertian Database menurut Para Ahli

Beberapa para ahli di bidang teknologi informasi pernah menjelaskan tentang definisi database, diantaranya:

1. Gordon C. Everest

Menurut Gordon C. Everest, database adalah suatu kumpulan data ynag bersifat mekanis, terbagi, terdefinisi secara formal, dan terkontrol. Pengontrolan terpusat pada suatu organisasi.

2. C.J. Date

Menurut C.J. Date, database adalah koleksi data atau informasi operasional yang sengaja disimpan dan juga digunakan oleh sistem aplikasi pada sebuah organisasi.

3. S. Atte

Menurut S. Atte, database adalah sebuah koleksi data-data yang saling berhubungan yang ada pada suatu organisasi atau enterprise dengan berbagai penggunaan.

4. Toni Fabbri

Menurut Toni Fabbri, database adalah suatu sistem file-file dan data yang terintegrasi yang dimana file dan data tersebut mempunyai sebuah primary key untuk melakukan pengulangan data.

5. Fabbri dan Schwab

Menurut Fabbri dan Schwab, database adalah suatu sistem berkas terpadu yang dirancang khusus untuk dapat meminimalkan pengulangan atau redudancy data.

6. Jogiyanto

Menurut Jogiyanto, database adalah kumpulan informasi dan data yang saling berhubungan satu sama lain. Data tersebut telah disimpan di luar komputer dan diperlukan software tertentu untuk memanipulasinya.

Fungsi Database

Untuk apa data atau informasi itu dikumpulkan? Tentunya itu mempunyai tujuan dan maksud tertentu. Berikut ini adalah beberapa fungsi database:
  • Data dikelompokkan menurut jenisnya untuk mempermudah identifikasi dari sebuah informasi tertentu.
  • Untuk menghindari duplikat content atau data yang sama.
  • Lebih mudah untuk melakukan perubahan baik itu, menambah, menghapus dan mengupdate data yang ada.
  • Lebih efektif daripada menggunakan media fisik seperti kertas sebagai penyimpanan informasi data.

Manfaat Database

Sebelum kamu mengetahui apa saja perangkat lunak yang bisa digunakan untuk menyusun database, berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika bekerja dengan sistem database

1. Tidak Terjadi Redudansi Basis Data

Seperti yang sudah dijelaskan pada pengertian database sebelumnya, database bisa membantu meminimalkan redudansi data. Redudansi merupakan terjadinya data-data ganda dalam berkas-berkas yang berbeda.

2. Integritas Data Terjaga

Database memastikan integritas data yang tinggi, dimana database akan memastikan keakuratan, aksebilitas, konsistensi, dan juga kualitas pada suatu data.

3. Independensi Data Terjaga

Database akan menjaga indepensi data dimana orang lain tidak dapat merubah data meskipun data bisa diakses.

4. Kemudahan Berbagi Data

Berbagai kemudahan berbagi data atau informasi dengan sesama pengguna lainnya.

5. Menjaga Keamanan Data

Database selalu menjamin keamanan suatu informasi dan ata, dimana kamu bisa menyisipkan kode akses untuk data-data tertentu yang tidak bisa diakses bersama.

6. Kemudahan Akses Data

Database juga bisa memudahkan untuk mengakses dan mendapatkan data karena semua data terorganisir dengan baik.

Tipe-Tipe Database

Dibutuhkan software khusus untuk menyimpan dan mengambil data serta informasi dari database. Software khusus ini sering disebut dengan System Management Basis.

Nah, berikut ini adalah tipe-tipe database:
  1. Operasional Database; Database ini berisi informasi yang diakses oleh seluruh bagian dari suatu organisasi tersebut. Bisa disebut sebagai SADB (Subject Area Database), produksi database ataupun transaksi database. Contohnya, informasi yang digunakan oleh para pelanggan maupun database untuk keperluan akuntansi.
  2. Relational Database; Relational database ini yang paling terkenal. Para pengguna dimungkinkan untuk mencari informasi menggunakan tabel yang berbeda-beda.
  3. Distributed Database; Ini merupakan jenis database yang tipenya "menyebarkan" informasi. Biasanya ini digunakan untuk lembaga ataupun perusahaan yang memiliki cabang dan berguna untuk berbagi data. Sehingga para pengguna bisa mencari informasi dari tempat yang memang masih berhubungan.
  4. External Database; External database biasanya ditujukan untuk kepentingan komersil. Siapapun dapat mengaksesnya dan mencari informasi disana karena sifatnya publik.
  5. Analytical Database; database untuk menyimpan informasi dan data yang diambil dari operasional dan eksternal database.
  6. Data Warehouse; sebuah penampung "gudang" data yang menyimpan berbagai data dari tahun sebelumnya hingga saat ini.
  7. End-user Database; basis data atau database pengguna akhir yang terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan dari end-user dalam workstation mereka.
  8. Realtime Database; sistem pengelolahan yang dirancang untuk menangani beban kerja suatu negara bisa berubah-ubah.
  9. Document Oriented Database; perangkat lunak yang dibuat untuk sebuah aplikasi dan berorientasi pada dokumen.
  10. In Memory Database; database yang tergantung pada memori untuk menyimpan informasi data pada komputer.
  11. Navigational Database; Dalam navigasi database, queris menemukan benda bagi yang mengikuti referensi dan objek tertentu.
  12. Database Hypermedia; kumpulan halaman multimedia yang saling berhubungan dalam sebuah website yang terdiri dari homepage, dan hyperlink seperti gambar, teks, grafik, dan audio.
Jenis-Jenis Database

Setelah mengetahui pengertian database dan keuntungan, maka berikut ini jenis-jenis database terbaik yang bisa Anda gunakan:

1. Microsoft Access

Microsoft Access ini adalah paling sering digunakan dan sangat cocok digunakan sebgaian besar komputer yang relasional. Jika kamu berbisnis dalam skala kecil "rumahan", maka bisa memilih sistem database ini karena sangat ringan digunakan dan format datanya sangat umum sehingga memudahkan pembacaan.

2. Oracle

Oracle ini sangat mampu untuk menyimpan data dengan ukuran yang maksimum hingga tera byte. Jenis software ini juga banyak digunakan perusahaan terutama yang sedang berkembang karena memang untuk mengaksesnya tersedia secara gratis.

3. Ms SQL Server

Ms SQL Server ini merupakan manajemen basis data yang umum digunakan pada Microsoft dengan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Transact SQL. Tipe data ini cukup banyak digunakan sehingga sangat efektif untuk mendukung kinerja kamu.

4. MySQL

MySQL ini open access untuk umum dan kompatibel pada sistem operasi Windows maupun Linux. Keunggulan software database ini bisa digunakan untuk multi user. Selain itu, MySQL tersedia gratis, query data yang cepat dan berlisensi resmi.

5. Firebird

Bisa dibilang database ini memiliki fitur sistem yang standar dan ringan yaitu fitur ANS SQL - 99 dan SQL - 2003. Software ini kompatibel untuk digunakan pada media operasi Windows, Linux maupun Unix.

6. Postgre SQL

Postgre SQL menawarkan sistem database open source dengan lisensi GPL (General Public License). Software database ini menggunakan bahasa pemrograman C++, C, SQL, PHP dan lainnya. Jika kamu gunakan untuk pekerjaan, maka software ini sangat recommended digunakan.

Itulah ulasan tentang pengertian database, fungsi, komponen, jenis database, serta keuntungan dan jenis-jenis database yang bisa kamu gunakan. Dengan memilih tipe-tipe database yang tepat maka pekerjaan kamu bisa terorganisasi dengan baik.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel