Content Marketing: Bagian Utama dari Strategi SEO

bagian utama dari strategi SEO

Dalam panduan kali ini kamu akan belajar dan memahami bagian terpenting dalam setiap strategi SEO:

Pemasaran konten

SEO dan konten marketing saat ini seperti bumbu masakan saling melengkapi hehehe.

Kalau dulu, kesalahan yang sering terjadi pada seorang konten marketer yang tidak memperhatikan SEO.

Sebaliknya, dengan seorang praktisi SEO yang tidak memperhatikan konten.

Akibatnya, proses pengembangan website/blog tidak berjalan maksimal.

Strategi konten marketing yang tepat dan dibantu optimasi mesin pencari adalah kunci sukses dari website/blog dan bisnis online kamu.

Bahkan, hampir semua bentuk pemasaran online mengandalkan SEO akan bergantung pada konten.

Setelah membaca panduan ini:

Kamu sebagai seorang praktisi SEO akan memiliki mindset seperti seorang konten marketer.

Kamu sebagai seorang konten marketer akan memiliki mindset seperti seorang  praktisi SEO.

Oke, sekarang kita mulai ke topik pembahasan. Kamu juga pasti menginginkan itu, benar kan?

Apa itu konten marketing?

Konten marketing adalah strategi pemasaran yang berfokus pada merencanakan, membuat, menerbitkan, dan mendistribusikan konten untuk menarik audiens yang tepat sasaran.

Contoh penerapannya:

Sebuah produk suplemen fitness menerbitkan konten yang berisi gaya hidup seperti pola makan, dan latihan untuk pengembangan otot.

Dari sini kamu sudah bisa melihat sedikit hubungannya.

Seorang konten marketer membutuhkan pengetahuan tentang SEO supaya kontennya bisa mendapatkan peringkat yang baik di mesin pencari web.

Karena Google merupakan sumber traffik terbesar.

Bagaimana dengan sebaliknya?

Konten marketing + SEO

Orang-orang yang antusias dengan SEO selalu berusaha mencari celah bagaimana websitenya bisa mendapatkan peringkat yang tinggi di Google.

Entah itu menggunakan keyword, dan backlink.

Ada 3 pihak dalam SEO:
  1. Pengguna
  2. Website
  3. Google

Inilah yang kita perlu pahami:

Google Search Engine

Pengguna ingin mendapatkan informasi yang secapat mungkin dan terbaik.

Untuk memuaskan pengguna, Google akan menempatkan informasi terbaik di posisi teratas.

Dengan demikian, maka untuk mendapatkan posisi teratas yang perlu Anda lakukan adalah menyediakan informasi terbaik.

Karena itulah konten memegang peranan penting.

Konten yang baik = informasi yang berkualitas

Untuk bisa menciptakan konten terbaik, maka seorang praktisi SEO harus belajar konten marketing.

Jadi, bisa kita simpulkan bahwa dalam digital marketing posisi SEO dan konten saling berhubungan.

strategi digital marketing

Apa yang harus dilakukan?

Dengan menyadari peranan penting konten dalam SEO, maka sudah pasti kamu setelah membaca artikel ini akan fokus ke pembuatan konten dan penerbitan konten.

Hati-hati…

Ini bisa juga jadi kesalahan. Maksudnya?

Kalau konten Anda dibuat asal-asalan maka tidak akan menghasilkan apapun. Tidak semua konten baik juga untuk SEO.

Pengguna tidak ingin membaca banyak konten yang tidak masuk akal, demikian juga dengan Google.

Karena itu perhatikan aturan berikut ini:

1. Selalu mengutamakan kualitas konten

Google tidak akan mau menempatkan konten yang kualitasnya rendah di posisi teratas.

Kecuali tidak ada konten sama sekali

Semakin banyak konten yang kualitasnya rendah di website/blog maka semakin rendah kualitas website/blog kamu secara keseluruhan.

Apa itu konten berkualitas? Bagaimana membuatnya?

Berikut beberapa artikel yang bisa membantu kamu:

2. Jangan fokus pada kuantitas konten

Semakin sering kamu menerbitkan konten, semakin sulit mempertahankan kualitas.
Kok bisa?

Memang konten sangatlah penting untuk keaktifan website kamu.

Tapi jangan hanya membuat konten hanya karena Anda ingin mempunyai konten yang banyak.

Pastikan apa yang dibahas dalam konten Anda tidak sama dengan website lain, dan pastikan konten Anda nilainya tinggi.

3. Penggunaan keyword

Konten marketer seringkali lupa dengan keyword.

Padahal keyword memegang peranan penting dalam SEO.

Ada 3 kesalahan dalam penggunaan keyword untuk konten:
  1. Keyword umum - mengincar kata kunci yang luas tanpa peduli dengan tujuan pencariannya
  2. Keyword stuffing - menggunakan kata kunci yang berulang-ulang dalam satu halaman, harapannya supaya Google menganggap konten ini relevan dengan kata kunci. Padahal bisa juga berakibat fatal
  3. Tanpa keyword - kalau kamu sudah mempublikasikan banyak konten, kamu akan merasakan bahwa konten yang mengincar suatu keyword tertentu secara tepat akan mendapatkan volume pengunjung yang lebih besar daripada yang tidak mengincar keyword sama sekali
  4. Persaingan internal - 1 website/blog umumnya hanya muncul sekali di satu halaman pencarian. Kalau lebih dari satu konten dengan mengincar keyword yang sama, maka kamu akan terjadi persaingan internal di halaman. Solusinya adalah kamu harus melakukan diversifikasi keyword untuk setiap halaman

Semoga artikel ini bermanfaat dan silahkan beri komentar kamu jika ada pertanyaan atau saran. Kami akan senantiasa membalas. Terima kasih

Bab selanjutnya akan membahas mengenai off page SEO, topik ini membahas lebih lanjut  lagi mengenai marketing dan hubungan dengan SEO.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel