Dijual Rp 30 juta di Indonesia, Fakta-Fakta Samsung Galaxy Fold Langsung Ludes Dalam 31 Menit


Masmalven.com - Samsung kembali meluncurkan android model paling baru. Android ini diberi nama Samsung Galaxy Fold tersebut pertama diluncurkan di Indonesia pada Jumat (!3/12/2019) lalu.

Peluncuran Samsung Galaxy Fold ini mendapat respons yang positif dari konsumen di Indonesia. Padahal, harga dari Samsung Galaxy Fold ini tergolong fantastis dan mewah, yakni Rp 30.880.000. Berikut ulasannya:

Ludes Terjual (Sold Out)


Samsung Galaxy Fold langsung ludes terjual di Indonesia dalam waktu 31 menit setelah dirilis pertama kali di Indonesia, pada Jumat (13/12/2019). Pre-order Galaxy Fold ini mulai dibuka pada 13 Desember 2019.

Dalam kotak pembeliannya, terdapat Galaxy Buds dan Cover untuk Galaxy Fold. Konsumen juga mendapatkan dukungan layanan premium seperti service center 24 jam dan garansi layar selama 1 tahun ke depan dengan pembayaran klaim Rp 2 juta.

Harga Samsung Galaxy Fold


Meski terbilang mahal, nyatanya Samsung Galaxy Fold memiliki banyak peminat lho...

Dalam waktu 31 menit saja, Samsung Galaxy Fold sudah laku terjual. Padahal harganya sangat mahal sekitar Rp 30.880.000. Dengan harga ini, membuat Galaxy Fold jadi smartphone termahal Samsung di Indonesia.

Wajar saja jika banyak peminatnya, Karena Galaxy Fold menjadi perangkat layar lipat pertama yang diproduksi massal untuk pasar Indonesia.

Keunggulan Samsung Galaxy Fold


Samsung Galaxy Fold hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang suka dengan layar besar untuk beragam penggunaan. Dibandingkan tablet yang sama-sama punya layar besar, Galaxy Fold memiliki keunggulan, yakni bisa dilipat dan masuk ke saku.

"Ukuran layar semakin bertambah seiring dengan kebutuhan atau kegiatan pengguna. Kalau tablet kan layarnya besar dan harus disimpan di tas, bukan saku. Oleh karenanya, Galaxy Fold lebih fleksibel karena bisa dikantongi," kata Product Marketing Manager Samsung Mobile SEIN, Taufiq Furgan, saat memperkenalkan Galaxy Fold.

Apakah Samsung Galaxy Fold Bisa Dilipat?


Banyak yang penasaran, akan Smartphone Galaxy Fold yang memiliki layar bisa dilipat. Padahal handphone ini berbentuk seperti ponsel tablet.

Product Marketing Manager Samsung Mobile SEIN, Taufiq Furgan menjelaskan, dalam pembuatan handphone ini, layar perangkat dibuat dari material Polymide bukan kaca. Oleh karena itu, layar smartphone dibuat bisa dilipat.

Dibanding smartphone Samsung lainnya, Galaxy Fold ini menggunakan antarmuka One UI yang didesain khusus untuk smartphone layar lipat. Salah satu perangkat ini memiliki fitur app continuity.

Yang dimana, ketika pengguna membuka aplikasi dari layar kecil di bagian depan (saat perangkat dilipat) akan langsung jadi besar saat layar dibuka (7,3 inci).

"Dengan begitu, tidak perlu menutup aplikasi terlebih dahulu," kata Taufiq.

Ada 6 Kamera

Samsung telah menanamkan total enam unit kamera di Galaxy Fold. Rinciannya, layar depan atau cover memiliki sebuah kamera (10MP, F2.2), di bodi belakang ada tiga kamera (12MP Wide), 12MP telephoto, dan 16MP Ultrawide, dan dua kamera selfie di bagian fold (10MP dan 8MP).

Taufiq juga menjelaskan, kamera perangkat ini memiliki view finder yang besar. Sementara kamera depan terdapat cover yang memiliki kemampuan foto bokeh dengan bantuan software. Untuk kamera selfie bagian dalam sudah dibekali kemampuan bokeh by hardware.

Secara spesifikasi, perangkat ini memiliki layar fleksibel dari material polymide seluas 7,3 inci saat dibentangkan. Sementara, bagian cover display memiliki ukuran 4,6 inci jenis super AMOLED.

Perangkat ini menggunakan chipset Snapdragon 855, RAM 12GB, dan memori internal 512GB.

Sekedar informasi bahwa di perangkat ini tidak terdapat dukungan slot microSD.

Dilengkapi Dua Baterai

Galaxy Fold dilengkapi dua baterai yang total memiliki kapasitas 4.380 mAh. "Secara fisik ada dua baterai, untuk menghidupi kedua layar," kata Taufiq.

Untuk sistem keamanan, perangkat ini dibekali fingerprint scanner di sisi samping, bukan di bagian layar. Galacy Fold juga dibekali dengan face recognition yang bisa dibuka dengan kamera cover dan kamera dalam.

Kalau bicara mengenai durabilitas, Samsung menjanjikan perangkat ini bisa tahan hingga lima tahun penggunaan. Dengan asumsi layar 100 kali dibuka dalam sehari.

Total pengujian yang dilakukan adalah buka tutup layar hingga 200 ribu kali.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel